Minggu, 27 April 2014

Hidup itu Jangan di Pikirkan Tetapi di Jalani !

*Tik-Tik-Tik..

Suara rintik hujan menjadi irama dikala hari mulai senja, hari ini sinar surya di upuk barat tidak terlihat menyapa karena langit tampak mendung tertutupi oleh gulungan kabut tebal.

`Tuhan...

Kali ini saya merunung tentang perjalanan hidup dengan berbagai macam kejadian yang telah saya alami, tentang bagaimana cara saya menghabiskan waktu, waktu yang semakin hari semakin mensayat tajam dan terus mendilatasi, saya menyadari ternyata masih banyak waktuku yang terbuang sia-sia begitu saja dan saya termasuk kedalam golongan manusia yang merugi karena (belum bisa) memanfaatkan waktu dengan sebaik mungkin.
"Demi masa. Sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian. Kecuali orang-oarang yang beriman dan mengerjakan amal sholeh dan nasehat-menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran". (Q.S AL-ASHR).

 Astagfirullahhaladziim ...

Sesekali saya mengadah kearah langit-langit atap mengingat masa lalu membandingkan dengan masa sekarang dan menghayal tentang masa depan, tentang cita-cita, tentang impian yang diidamkan. Oh rasanya `aku ingin hidup seribu tahun lagi `, karena masih banyak hal belum aku lakukan di pelanet bumi.

Berbicara tentang peliknya masa studiku yang sudah memasuki area semester tua, titik jenuh perkuliahan mulai terasa padahal tanggungan mata kuliah hanya tinggal tersisa sedikit lagi (bisa dihitung oleh jari) tetapi kali ini saya dirundung oleh rasa malas yang cukup berat, terjadi penurunan produktivitas yang cukup signifikan. Bahkan saya sempat berfikir "perlukah saya melakoni kuliah sambil bekerja ?" ini untuk mengisi formasi waktu luang supaya sedikit berpareasi dan setidaknya bisa sedikit mengusir rasa "jenuh" itu.

Tetapi disisi lain saya berfikir tentang tugas akhir (SKRIPSI), saat ini sudah mulai minta pehatian khusus untuk saya pikirkan mulai dari masalah penelitan, judul penelitan, metode penelitian dan obyek penelitiannya yang akan saya tuju nanti.

*Ahhh !!

Rasanya kalau sudah ada dosen yang bertanya "judul skripsimu apa im ?" baru sadar ternyata saya ini sudah tua, tidak lama lagi akan menjadi mahasiswa yang di-tuakan di kampus karena dua bulanan lagi akan menginjak dan memasuki area "TINGKAT AKHIR" , namanya tingkat akhir yang terlintas di bayangan benak saya itu dihadapkan dengan proses penyusunan tugas agung menjelang -> sarjana yaitu mencari referensi buku yang mendukung judul penelitan, ngejar dan ngontak  dosen pembimbing, nanti telinga saya akan sering mendengar kritikan pedas dari dosen pembimbing, curat-coret revisian, prosesi sidang-menyidang yang cukup membuat denyut jantung menjadi berdetak lebih kencang.

Memang jika hanya dipikirkan hidup ini akan cenderung terasa lebih sulit, lain halnya ketika dijalani dan dinikmati sebagaimana mestinya, mengikuti jalan taqdir sang illahi tentunya dengan diiringi oleh usaha dan kerja keras untuk melakukan yang terbaik, hidup akan terasa jauh lebih indah dan barokah.
"Hidup ini jangan dipikirkan tetapi dijalani, karena sesungguhnya didalam roda kehidupan penuh dengan pengkederan-pengkederan (rasa bingung) yang sangat mendekatkan manusia  pada titik bosan bahkan setres". (Dr. H. Nurudin Siraj., MA., M.Si).



Jangan pernah bosan untuk memompa jiwa dengan kata "SEMANGAT", semangat dan berjuang untuk selalu melakukan yang terbaik untuk Ibu (walau dalam dimensi yang berbeda), Bapak, dan Kakak-Kakak ku tersayang, Saya selalu mengingat perjuangan mereka yang begitu kerasnya, saling bahu-membahu untuk bisa menyekolahkan saya, terkadang saya merasa kasihan dan malu sama bapak dan kakak yang sudah mengeluarkan banyak biaya untuk saya supaya saya bisa kuliah. Dengan mengingat wajah-wajah mereka (Ibu, Bapak, Kakak, Teteh, dan Keponakan-Keponakannku) saya bersemangat untuk segera bisa menyelesaikan studi ini. 

``Insya Allah``

Menikmati dan menjalani masa muda dengan berbuat keriangan, mengukir banyak kenangan itu biasa asalkan (Bapak saya bilang) : "waktu bermainmu jangan sampai menyita waktu belajarmu". *lol :||

Perkemahan Pramuka Santri Nusantara Tahun 2009


Tidak ada komentar:

Posting Komentar